Cara Ziarah Sekumpul...
Catatan :
Dari bahasanya saja yaitu "Cara Ziarah Sekumpul", seharusnya kaum muslimin sadar, bahwa ziarah ini bukan ziarah ajaran islam, tapi ZIARAH SEKUMPUL ! Dan kita telah mengetahui berziarah sesuai ajaran islam maka dapat pahala, sedangkan ziarah yang dibuat-buat manusia, maka sama sekali tidak ada pahalanya ! disini si pembuat ini mengada-ada hal yang baru dalam agama.
1. pastinya wudhu dulu..
Catatan :
Tidak ada dalil sama sekali yang menunjukkan pastinya berwudhu dahulu ketika mau ziarah.
Berwudhu perkara yang di sukai, kapan saja! Dan Allah mencintai orang-orang yang bersuci. bahkan wajib hukumnya pada sebagian ibadah, seperti : Hendak sholat dll.
2. sblm duduk, baca Salamullah Ya Saddah. syair yg ada di kubah..
Catatan :
Ini cara ziarah sekumpul ! bukan cara ziarah ajaran agama islam.
3. msh bdri, musyahadahkan Guru Sekumpul hadir dihadapan dan niatkan dlm hati bhw kta mnta izin ada hajat yg ingin dismpaikan kpd Rasulullah
Catatan :
Ini lagi, cara ziarah sekumpul ! bukan cara ziarah ajaran agama islam.
Di point ini ia meyakini;
• guru sekumpul hadir dihadapan !
Orang islam menyakini, orang mati tidak bisa hidup lagi, mendengar, melihat dan mengabulkan permintaan hajat orang hidup! dan meyakini siapa saja yang percaya roh bisa hadir, maka keyakinannya bercampur dengan agama selain islam !
Demikian juga orang islam meyakini, Tidak boleh meminta kepada siapapun dari penghuni kubur, termasuk malaikat dan para Nabi ! Karena syirik meminta kepada selain Allah pada perkara yang ia tidak mampu mendatangkannya kecuali Allah.
4. duduk dan baca yasin, al.ikhlas, al.falaq, an.nas dn hadiahkan kpd Guru Sekumpul, Guru Semman Mulya, Guru Salman Jalil, dan Hj Masliah.
Catatan :
Lagi, ini cara ziarah sekumpul! bukan cara ziarah agama islam.
Adapun memberikan hadiah/pahala kepada orang lain, seharusnya orang yang memberi ini sadar ! dia sudah banyak pahala atau sedikit di sisi Allah ?? Mau mengadiahkan pahala kepada orang lain, diri sendiri saja masih;
Maksiat
Sholat masih bolong-bolong
Pelaku riba
Dusta
Curang dalam jual beli
Merokok
Mendengar musik
Durhaka pada orang tua, istri, suami, anak dan karib kerabat.
Dholim kepada orang lain
Ghibah
Sombong, dll, dan pastinya, mengirim pahala kpd orang lain tapi tidak mengetahui apakah ada pahala diri sendiri?
5. jika sdh slsai, jgn lgsg brdri.. tp sambati dlm hati apa hajat kita smbil bpjm mta.
Catatan :
ini juga, cara ziarah sekumpul! bukan cara ziarah ajaran agama islam benar bertawassul kpd simayyit.
6. hbs tu bdri smbil bca shlwat dan yakin bhwa sidin wali.
Catatan :
Ini doktrin mereka kpd orang lain, agar orang lain yakin guru sekumpul wali, padahal tidak !
7. sblm bulik.. yakini dlm hati "berkat pian hajat kami kabul"..
Catatan :
Orang islam meyakini berkat/zat manusia yang mati tidak bisa memberi manfaat secuil pun !
ini bukan mnta dgn guru sekumpul tp bedoa dgn berkat guru sekumpul. krna sidin wali dan bila mnta smpaikan doa kita kpda Rasulullah pasti dibwa sidin dan bila sdh smpai kpda Rasulullah maka sidin yg memintakan kpda Allah, mustahil ditolak. ini cara "tawasul" dgn wali. sama hal nya bila hndk ba urusan dgn org penting, pasti lewat jalur org yg dekat dgn nya. kd mau pang langsung.. tahu diri ae 😋😂😂
Catatan :
Di point ini; ia menjadikan guru sekumpul pelantara kepada rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
Guru sekumpul=>Rasulullah=>Allah
Permasalahannya :
Apakah guru sekumpul bersambung nasabnya dengan Rasulullah ? Tentu tidak bersambung, karena tidak ada bukti, hanya klaim saja, adapun silsilah nasab maka harus diteliti, kemudian dilengkapkan dengan tes DNA.
Ada yang bersambung dengan beliau saja tidak selamat! seperti Abu Lahab.
Apakah guru sekumpul mengamalkan semua sunnah rasulullah ?
Apakah guru sekumpul menjadikan Rasulullah sebagai suri tauladan, dalam :
Kehidupannya ? Terutama dalam dakwahnya ?
Tidak !!
Karena
Rasulullah berdakwah mengajak ummat manusia mentauhidkan Allah
Rasulullah tidak pernah mewasiatkan kepada para sahabat, dengan wasiat :
Apabila aku meninggal haulkan diriku, datanglah kekuburanku mintalah hajat kepadaku nanti aku sampaikan kepada Allah.
Dan masalahnya;
Apakah Guru sekumpul wali atau bukan ??
Dianggap wali oleh para pengikutnya. Tidak bagi kami...
Orang islam meyakini; Derajat Kewalian itu Allah yang berhak memberikan, sudah disebutkan Allah dalam al-Qur'an siapa wali Allah itu.
Bukan manusia yang memberikan.
Masalah lagi;
Menyamakan tawassul kepada Allah dengan berurusan dengan orang penting.
Ini penyamaan logika yang keliru.
Orang Islam meyakini, jika hendak meminta kepada Allah tanpa pelantara. dan mereka meyakini siapa saja yang meminta kepada Allah dengan pelantara orang mati, berhala atau binatang, atau benda mati lainnya maka ini jelas menyimpang dari syariat islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad shallallahu alayhi wasallam.
___________
mdhn yg tlkan selamatan ja di jalan dan bulik membawa berkah dan dosa di ampini barataan.. aamiin
Pikir !
Betapa banyak/ bahkan sampai ribuan hari ini orang-orang datang kekuburannya, menyampaikan hajat kepadanya agar disampaikan kepada rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
1 orang hajatnya mungkin banyak, nah di × kan hajat ribuan orang yang datang !
Pertanyaannya ?
Kalau dia hidup saja Ingatkah guru sekumpul hajatnya orang-orang itu ? Ini dia sudah mati dia tidak bisa menembus dunia alam barzakh.
Dengan apa ia datang ke madinah bertemu rasulullah ? Padahal dia sudah mati ! Inilah yang namanya khurofat halu....
Rasulullah berdakwah mengajak ummat manusia mentauhidkan Allah
Rasulullah tidak pernah mewasiatkan kepada para sahabat, dengan wasiat :
Apabila aku meninggal haulkan diriku, datanglah kekuburanku mintalah hajat kepadaku nanti aku sampaikan kepada Allah.
Dan masalahnya;
Apakah Guru sekumpul wali atau bukan ??
Dianggap wali oleh para pengikutnya. Tidak bagi kami...
Orang islam meyakini; Derajat Kewalian itu Allah yang berhak memberikan, sudah disebutkan Allah dalam al-Qur'an siapa wali Allah itu.
Bukan manusia yang memberikan.
Masalah lagi;
Menyamakan tawassul kepada Allah dengan berurusan dengan orang penting.
Ini penyamaan logika yang keliru.
Orang Islam meyakini, jika hendak meminta kepada Allah tanpa pelantara. dan mereka meyakini siapa saja yang meminta kepada Allah dengan pelantara orang mati, berhala atau binatang, atau benda mati lainnya maka ini jelas menyimpang dari syariat islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad shallallahu alayhi wasallam.
___________
mdhn yg tlkan selamatan ja di jalan dan bulik membawa berkah dan dosa di ampini barataan.. aamiin
Pikir !
Betapa banyak/ bahkan sampai ribuan hari ini orang-orang datang kekuburannya, menyampaikan hajat kepadanya agar disampaikan kepada rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
1 orang hajatnya mungkin banyak, nah di × kan hajat ribuan orang yang datang !
Pertanyaannya ?
Kalau dia hidup saja Ingatkah guru sekumpul hajatnya orang-orang itu ? Ini dia sudah mati dia tidak bisa menembus dunia alam barzakh.
Dengan apa ia datang ke madinah bertemu rasulullah ? Padahal dia sudah mati ! Inilah yang namanya khurofat halu....
Sadarlah umat islam, khususnya warga Kalimantan tengah. Belajarlah, dan ikut ngaji dengan para ustadz yang lurus aqidahnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar